Category: Social
-
“Maaf, Kak, Kami Hanya Terima Pembayaran Nontunai” dan Kebencian Soalan Uang Lainnya
“Udah gue yang talangin aja,” kataku sok-sokan pada Gilang di depan kasir. Kami sedang pesan ayam goreng di Fried Chicken Master. Enak, kok, jauh lebih enak daripada merek sono yang pendukung zionis, tapi sayang, berjuta-juta sayang, masnya bicara persis seperti di judul. Bagaimana tidak gila? Baru kemarin hari tarik uang dari ATM. Ya, berarti, kan,…
-
Budaya Premanisme yang Mendarah Daging
Di parkiran motor Bento Kopi, salah satu kafe di Dramaga, saat mau balik ke kos, “Riz, ada uang kecil, nggak?” tanya bang Habibi. Tentu saja dia bertanya hal tersebut untuk melunasi ‘tanggungan’ pada preman yang menunggu kami dari ujung parkiran. “Kalau Ariz, sih, memilih buat nggak bayar. Malas euy!” Jawabku santai. Maka dengan penuh percaya…
